Buku-buku Bacaan Gus Rommy Yang Recommended Buat Kalian Para Kutu Buku

1161
Buku-buku Bacaan Gus Rommy
dokumen pribadi @sahabatgusrommy

Banyak sudah kata-kata mutiara nan bijak dapat kita temukan di sampul buku, mulai yang paling model definisi, seperti “Buku Adalah Jendela Dunia”, “Buku Adalah Mercusuar yang Berdiri di Tepi Samudra Waktu yang Luas”, “Buku Lama Adalah Buku Baru Bagi Mereka yang Belum Membacanya”, atau model pengandaian, “Sebuah Buku Ibarat Taman Bunga yang Dibawa Dalam Kantong”, sampai motivasi yang inovatif nan revolusioner seperti “Pakai Baju Lama dan Beli Buku Baru”. Indonesia tak perlu menunggu tahun 2050 untuk menjadi negara maju, jika para generasi penerusnya mengamalkan kata bijak ini.

Gak ada alasan buat kalian bilang “Baca buku itu berat, biar aku saja”. Tak ada kata yang tepat untuk menggambarkan orang yang tidak mau membaca kecuali malas. Sekedar tips saja buat kalian yang belajar membaca (maksudnya  membiasakan membaca), yaitu mulailah dengan bacaan dari tema-tema yang kalian sukai. Roman, anak muda, atau bagi kalian yang Muslim-Muslimah dan muda, bisa mulai dengan membaca buku “Udah Putusin Saja” karya Ustaz Felix Siauw yang katanya bestseller. Buku-buku bacaan Gus Rommy juga cocok buat kalian semua. Apa saja sih buku bacaan Gus Rommy?

Tafsir al-Misbah

Tafsir al-Misbah ditulis oleh M. Quraish Shihab. Tafsir Al-Mishbah menghimpun lebih dari 10.000 halaman yang memuat kajian tafsir Al-Quran yang ditulis oleh M. Quraish Shihab, ahli tafsir Al-Quran, alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo (Mesir).

Fath al-Bari

Lebih lengkapnya berjudul “Fath al-Bari bi Syarh Shahih al-Bukhari” adalah Kitab yang sangat penting kedudukannya pada kalangan Ahlussunnah yang dikarang oleh al-Hafiz Ibnu Hajar al-Asqalani. Kitab ini sangat masyhur dan telah dijadikan rujukan oleh kaum Muslimin baik di  kalangan santri maupun muslim awam.

Kekerasan dan Politik Identitas

“Kekerasan dan Politik Identitas” adalah buku alih bahasa yang ditulis oleh Amartya Sen berjudul “Identity and Violence: The Illusion of Destiny”.

Roman Sejarah

Informasi Gus Rommy suka baca buku roman sejarah bisa dilihat di profil twitter M. Romahurmuziy. Judulnya bisa ditanyain langsung. Roman sejarah sejauh yang kutahu dan terpopuler di Indonesia adalah buku tetralogi Pramoedya Ananta Toer, atau Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Abdul Malik Karim Amrullah. Iya, Romeo-Juliet di Eropa, Qais-Layla di Timur Tengah, Mandra-Munaroh di Betawi, itu juga bisa masuk kisah roman. Kalian juga bisa nulis kisah roman yang epik, dengan formula nama huruf terakhirnya memakai konsonan dan vocal misal Galih-Ratna.