Sahabat Romahurmuziy Blitar Berbagi Takjil di Pasar Tradisional

684
Arsip pribadi sahabatromahurmuziy

Setiap daerah memiliki cerita khas sendiri-sendiri. Itu sebagaimana cerita yang datang dari Sahabat Romahurmuziy dan Sahabat Gus Rommy yang datang di bulan suci Ramadan ini. Kegiatan Berbagi Takjil tak disangka dapat menjadi kegiatan Nasionalnya Sahabat Romahurmuziy.

Sahabat Romahurmuziy terlihat nampak kreatif dan inovatif dalam kegiatan berbagi takjil ini. Titik pembagian takjil yang beragam dan unik-unik telah mencerminkannya. Mulai dari alun-alun, kios pedagang kaki lima, sepanjang pinggir pantai daerah Pati, titik-titik lampu merah, dan berbagai macam lagi.

Ibu pedagang sandang nampak bahagia sore itu

Targetnya pun beragam. Mulai dari masyarakat umum, masyarakat yang terjebak macet di jalan, tukang becak, pedagang kaki lima, pemulung, fakir-miskin, petani, dan beragam warga masyarakat lainnya. Seolah Sahabat Romahurmuziy ingin memeluk semua kalangan masyarakat, terutama yang kerap disebut sebagai kawulo alit, dalam momen menebar kebaikan ini.

Seperti kabar yang datang dari Sahabat Romahurmuziy Blitar. Unik, mereka menyasar para pedagang sayur dan pedagang buah yang berada di pasar tradisional. Tepatnya di Pasar Legi Kabupaten Blitar. Pilihan berbagi takjil dengan mereka sangat tepat sasaran, karena mereka inilah kawulo alit yang tengah  berjuang untuk terus menghidupi keluarganya.

Tak pelak, saat Sahabat Romahurmuziy hadir di tengah mereka dengan niat tulus membagikan kebahagiaan meski hanya berupa takjil, nampak aura kebahagiaan merona-rona di wajah mereka.

Karena tak melulu apa yang Sahabat Romahurmuziy bagi, namun lebih dari itu, mereka merasa bahwa sosok Romahurmuziy, sebagaimana yang terpampang dalam kaos para Sahabat Romahurmuziy, adalah tokoh yang dapat dijadikan harapan masyarakat akan Indonesia yang lebi baik!

Teruslah tersenyum…