Rommy Kecil Sang Juara

2204
Malam itu (21/04), Rizqon pulang dengan bahagia. Hadiah umroh gratis dan uang pembinaan berhak diraih oleh pemuda yang duduk di bangku MAN 2 Banjarmasin ini. Itu tak lain adalah karena prestasi yang disabetnya sebagai juara I MTQ tingkat Nasional.
Perhelatan lomba MTQ Nasional ini digelar oleh Yayasan Waqaf Qur’an Indonesia (YWQI). Gus Rommy, sapaan akrab M. Romahurmuziy selaku Dewan Pembina YWQI dalam sambutannya mengatakan merasa bangga kepada para pemenang.

Gus Rommy juga berpesan kepada para peserta khusunya para pemenang untuk tetap bersemangat. “Pertahankan terus prestasi, karena hal itu bisa menjadi ladang dakwah di masa depan kelak,” pesan Gus Rommy.
Melihat para pemenang, Gus Rommy mengatakan dalam sambutannya, seolah kembali melihat dirinya di masa kecil. Memang, sudah menjadi rahasia umum, bahwa Rommy kecil, lahir dan lekat dengan dunia pesantren yang kental dengan keilmuan agama, terutama seputar keilmuan Alquran, dan tentu saja salah satunya adalah MTQ, Musabaqoh Tilawatil Qur’an.

Rupanya hal itu membuatnya tidak kesusahan untuk memboyong berbagai juara MTQ baik di tingkat lokal maupun nasional. Berturut-turut Rommy kecil pulang ke rumah dengan kemenangan gemilang. Semenjak duduk di bangku SD, dia menyabet juara I lomba MTQ tingkat SD se-Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya periode lomba MTQ tahun 1985-1986.

Duduk di bangku SMA dan memasuki periode lomba MTQ tahun 1991-1992, lagi, juara I disabetnya dalam lomba MTQ tingkat SMA se-DIY itu. Kemenangan berturut-turut tersebut  menghantarnya ke jenjang MTQ Nasional di tahun 1992.

Dan malam itu, Sabtu 21 April 2018, dia menyerahkan hadiah pada seorang pemuda sebagai pemenang lomba MTQ tingkat Nasional. Muhammad Rizqon namanya, yang puluhan tahun lalu, barangkali memiliki semangat yang sama. Mimpi yang sama. Cita-cita yang sama. Dengannya. Si Rommy kecil[]