Romahurmuziy Nilai Wajar Jokowi Buka Suara

210
Romahurmuziy Nilai Wajar Jokowi Buka Suara
Foto pribadi.

Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy menanggapi pidato Jokowi terkait klarifikasi terhadap isu-isu yang ditujukan padanya, adalah sebuah tindakan yang sangat wajar. Mengingat tudingan-tudingan yang tidak mendasar kerap kali dilontarkan kepada Jokowi, dari antek asing hingga PKI.

“Selama ini Jokowi kan sudah biasa diam meski dihujat sana-sini. Tapi belakangan bukan lagi hujatan, melainkan fitnah dan hoax. Wajar lah kalau sesekali beliau bereaksi meluruskan,” tutur Romahurmuziy, Sabtu (7/4).

Lihat juga: Jokowi Buka Suara

Pasalnya Jokowi menjawab isu-siu yang telah dilontarkan kepadanya di sela pidato yang disampaikannya dalam Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 di Bogor, Sabtu (7/4). Menanggapi terkait pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto tentang Indonesia bubar pada 2030, Jokowi meluruskan pernyataan tersebut dengan menanamkan sikap optimisme untuk bersama-sama membangun negara dengan menyelesaikan pekerjaan negara yang belum selesai, bukan dengan bersikap pesimis dengan isu-isu yang dapat menggugurkan harapan dan semangat.

Kemudian dalam kesempatan tersebut Jokowi meluruskan isu-isu yang ditujukan untuk menyerangnya, mulai dari isu anti Islam, hutang negara, hastag 2019 ganti presiden, antek China, hingga PKI. Jokowi mengungkapkan bahwa sudah banyak isu telah ditujukan untuk menyerang dengan cara-cara tidak beradab.

Baca juga: Ketum PPP Hadiri Penganugerahan Keterbukaan Informasi: PPP Dinilai Parpol Cukup Informatif

Romahurmuziy menuturkan bahwa sudah waktunya Jokowi membuka suara terkait isu-isu yang telah ditujukan untuk menyerangnya tersebut, terlebih di tengah musim politik. Disebutkan klarifikasi Jokowi penting dilakukan agar tudingan-tudingan dan hoax yang ditujukan kepada Jokowi tidak menyesatkan publik. Sebaiknya pemilu dikawal dengan kampanye positif yang lebih menunjukkan prestasi-prestasi, gagasan, serta program yang dapat ditawarkan kepada pemerintah guna menyelesaikan pekerjaan negara.