PPP Luncurkan 10 Program Pro Rakyat

245
Foto pribadi.

PPP meluncurkan 10 program pro rakyat yang akan diperjuangkan di legislatif. 10 program PPP ini disusun berdasarkan aspirasi yang dijaring dari masyarakat.

“Kami berharap para caleg di setiap dapil dapat menjelaskan program tersebut kepada masyarakat sebagai bahan kampanye,” kata Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy, Kamis (28/2/2019).

Gus Rommy menyampaikan program tersebut dalam Rapimnas IV dan Workshop Nasional Caleg di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Selasa (26/02).

Gus Rommy menyebut bahwa 2 dari 10 program tersebut bertujuan meningkatkan ekonomi petani dan nelayan. Dua program tersebut bantuan pembangunan Alsintan (alat mesin pertanian) untuk petani dan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan kepada nelayan.

Program lainnya lainnya adalah menaikkan jumlah penerima dan besarnya dana Program Keluarga Harapan (PKH) dari Rp1.890.000 per tahun menjadi Rp.3.780.000 per tahun. Jumlah penerimanya naik menjadi 28 juta KK dari sebelumnya 10 juta KK.

“PPP juga memperjuangkan agar pemerintah meningkatkan pinjaman tanpa agunan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari Rp Rp2 juta menjadi Rp5 juta,” kata pria yang akrab disapa Gus Rommy ini.

Di Parlemen, PPP juga terus memperjuangkan undang-undang bernuansa syariah seperti upaya menyukseskan pengesahan RUU UU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan serta RUU Anti Miras. Untuk dana desa, PPP akan memperjuangkan terwujudnya dana sebesar Rp 1.4 miliar per desa. Ada juga program tunjangan profesi Guru Honorer dari Rp 250 ribu menjadi Rp 1 juta hingga program Tahfizh Al-Quran, yaitu 1 hafidz di tiap desa di 74.957 desa se-Indonesia.

“Di antara program tersebut ada yang sudah berjalan dan kita mengupayakan perluasan dan peningkatan jumlahnya,” kata Gus Rommy.